I love my Daddy to Stop Smoking MEROKOK MEMBUNUHMU
Menu Utama
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Buku Tamu




 

 

Donate
image

 

 

 


FREE MEMBER
image

 

  
 
Your Name:
Your E-Mail:
Address:
City:
State:
Zip:
Country:
Where did you hear about us?
 

Nama :



Email:




 

 

Silahkan isi Nama dan Email Anda, selanjutnya Anda akan menerima Tips-Tips Unik Berhenti Merokok secara Gratis

 















 

 











 

Yang Dipelajari Langit dari Bumi

image

 
   
Oleh : Maya Agustiana

Pria dan wanita ibarat langit dan bumi. Mereka adalah salah satu pasangan dasar yang diciptakan Allah. Mereka berarti ketika mereka saling memberi dan menerima pengaruh. Tidak akan pernah ada pria tanpa wanita. Pria dan wanita adalah satu kesatuan yang unik, dimana salah satunya tidak mempunyai makna tanpa keberadaan yang lainnya. Jika salah satu meniadakan fungsi atau mengacuhkan pengaruh yang lain, sama halnya dengan menistakan maksud kejadian.

Renungkanlah apa yang diungkapkan Jalaluddin Rumi tentang pria dan wanita :

. ...Karena takdir itulah, setiap bagian dari dunia ini bertemu dengan pasangannya.

Dalam pandangan orang bijak, langit adalah laki-laki dan bumi adalah perempuan. Bumi memupuk apa yang telah dijatuhkan oleh langit. Jika bumi kekurangan panas maka langit mengirimkan panas kepadanya, jika bumi kehilangan kesegaran dan kelembaban, langit segera memulihkannya.

Langit memayungi bumi, laksana suami yang menafkahi istrinya, dan bumi pun sibuk dengan urusan rumah tangganya, ia melahirkan, menyusui dan merawat segala apa yg telah dilahirkan. tak ubahnya langit dan bumi dikaruniai kecerdasan, karena mereka melaksanakan pekerjaan makhluk yang memiliki kecerdasan.

Andaikan pasangan ini tidak mengecap kenikmatan, mengapa mereka bersanding seperti sepasang kekasih? Tanpa bumi akankah pohon dan bunga bisa berkembang? Sementara tanpa langit, akankah panas dan air akan tersediakan?

Sebagaimana Tuhan memberikan hasrat kepada lelaki dan perempuan sehingga dunia menjadi terpelihara oleh kesatuan mereka....

(Cinta, Jalaluddin Rumi)

Jalaluddin Rumi memberi perumpamaan pria dan wanita seperti langit dan bumi. Mereka diciptakan untuk saling melengkapi. Sifat pria seperti langit. Ia adalah sumber dari setiap apa yang Allah turunkan kepada manusia, seperti air dan makanan. Sifat perempuan seperti bumi, ia lembut, reseptif dan subur.

“… dan apa yang telah Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (gersang)nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi…”

(QS. Al-Baqarah : 164)

Dalam penyatuannya, wanita diibaratkan saudara kandung pria oleh Rasulullah. Ini menggambarkan dalam menyelenggarakan kelestarian dunia, wanita adalah mitra pria. Allah memang memberikan satu tingkat di atas wanita. Itu lebih sebagai memberikan tanggung jawab untuk mengayomi dan untuk menjadi pemimpin yang baik bagi wanita tanpa menghilangan aspek kemitraannya.

Wanita bukan sekedar aspek komplementer. Meski seorang istri mempunyai kewajiban mentaati suami, namun tidak berarti suara wanita tidak didengar sehinggga wanita sering kali merasa tidak di anggap atau tidak dihargai.

Kadang kala pria menganggap tugasnya sebagai kepala rumah tangga untuk mengendalikan rumah tangga sekaligus untuk mengendalikan istri. Tidak sedikit suami yang menolak pengaruh istri pada dirinya, sehingga tercipta pola kepemimpinan yang otoriter.. Banyak kejadian pria merasa malu jika harus meminta pendapat istrinya dalam mengambil sebuah keputusan.

Banyak hal yang dapat dipelajari pria dari wanita, salah satunya adalah rasa sensitif sosial. Wanita lebih berfokus pada memahami perasaan dan menjaga hubungan daripada pria. Pria sering menganggap sikap ini berlebihan, wanita terlalu di anggap sentimentil atau cengeng. Padahal sifat ini membuat kita lebih terampil dalam bergaul karena kepekaan terhadap nuansa sosial dan orang lain.

Sikap wanita yang peka juga menunjukkan kesiapan untuk membangun rumah tangga. Kita bisa lihat dari sejak kecil wanita lebih memilih main masak-masakan atau rumah-rumahan sementara pria kecil lebih senang main perang-perangan. Hal ini terbawa hingga dewasa bahkan saat mereka sudah menikah. Satu kali saat teman wanita saya yang pengantin baru sedang merencanakan membeli perabaot rumah tangga, tiba-tiba suaminya memasukkan aquarium lengkap dengan ikan-ikannya ke dalam daftar belanjaan. Sebuah pilihan yang menakjubkan buat pasangan yang hendak membangun rumah tangga.

Pria akan belajar hal yang penting dalam persahabatan dari wanita. Ketika pria menghargai dan menghormati wanita, dia mau belajar lebih banyak tentang emosi dari wanita. Kelak dia akan memahami kekurangan dari keluarganya, dunia istrinya, dunia anak-anaknya dan teman-teman mereka. Meski cara pengungkapan emosi tidak sama dengan wanita, pria belajar untuk mengikat diri secara emosional dengan istrinya. Kelak dia akan memilih kata “kita ” dari pada “aku”. ini artinya sangat besar untuk menjaga kelanggengan rumah tangga dan hubungan mereka dengan orang lain.

 

Salam TBM,

Budi Setiyono (Budi-pc)
www.TipsBerhentiMerokok.com
EditorTBM@gmail.com


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 3+6+3

Free Delivery
image

Rahasia Kecantikan Wajah Anda



Space Ads
image

 

 

Space Ads
image

 

image

Space Iklan

 

 

 

 

 

 

 

 



 



 

 

 

 

 



 


 

 

 

 



 

 


SLINK
Copyright © 2018 Thebudivideo · All Rights Reserved