I love my Daddy to Stop Smoking MEROKOK MEMBUNUHMU
Menu Utama
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Buku Tamu




 

 

Donate
image

 

 

 


FREE MEMBER
image

 

  
 
Your Name:
Your E-Mail:
Address:
City:
State:
Zip:
Country:
Where did you hear about us?
 

Nama :



Email:




 

 

Silahkan isi Nama dan Email Anda, selanjutnya Anda akan menerima Tips-Tips Unik Berhenti Merokok secara Gratis

 















 

 











 

Widyawati Artis Berkomitmen

image

Berakting ternyata tak hanya sekedar profesi bagi Widyawati, namun bisa juga sebagai pembentuk imej si artis itu sendiri di tengah masyarakat. Seperti misalnya saat dirinya mendapatkan tawaran bermain dalam sebuah film, ia terpaksa menolaknya hanya gara-gara dirinya harus berperan merokok dan minum (minuman keras) dalam film tersebut. Walau hanya akting, namun Widyawati menolak sebagai wujud komitmennya.

Seiring dengan jumlah perokok wanita yang kian bertambah (naik hingga tiga kali lipat atau 300 persen dalam kurun waktu sembilan tahun), Widyawati makin peduli dengan peringatan bahaya  merokok. Dengan peningkatan yang sangat signifikan itu, Widyawati juga mengkhawatirkan kondisi kesehatan perokok perempuan yang sedang mengandung. Kalau perempuan mengonsumsi rokok pasti akan pengaruhnya sangat besar (terhadap kandungannya), ungkap Widyawati.

Widyawati menganggap hal ini sangat penting untuk dicanangkan dan disosialisasikan. Apalagi, sang aktris pernah punya pengalaman pahit dengan keluarganya yang terkena efek negatif rokok."Iya, adik ipar aku pernah kena kanker paru-paru stadium 4,  itu karena merokok," kata Widyawati di Bundaran Hotel Indonesia, baru-baru ini. Setelah melihat peristiwa tersebut, Widyawati mengaku pantang kena asap rokok.

Merokok sendiri sebenarnya bukanlah suatu hal yang baru bagi Widyawati, pasalnya ia pernah merokok sebelumnya. Widyawati mulai menjajal rokok di usia 20-an. Kapan dirinya menghentikan kebiasaan buruknya itu?

"Sejak ketemu ama om Sophan, karena dia meskipun laki-laki tapi nnga' ngerokok. Makanya saya ya malu dong. Padahal saya udah ngerokok itu dari umur 20-an. Di rumah juga saya selalu bilang kalau mau merokok harus di luar, jangan di dalam ruangan, soalnya kan kalau di ruangan asap gak bisa langsung keluar, jadi yang gak ngerokok pun kena. Di lokasi syuting pun saya tekankan untuk tidak ngerokok di dalam ruangan. Bukannya kita anti kepada pabrik rokok, tapi kita harus punya kesadaran," papar Widyawati saat ditemui di acara preskon Serial Drama NURHALIZA, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (3/2).

"Saat syuting, saya selalu minta sama produser atau kru lainnya untuk tidak merokok dalam ruangan. Karena, pasti banyak perokok pasif yang kena juga," ujar Widyawati.

"Apalagi sekarang kan anak-anak udah banyak yang udah mulai ngerokok. Mungkin mereka termakan oleh iklan rokok yang marak sekarang ini. Kita ingin pemerintah lebih mengontrol dan mengurangi iklan rokok yang tentunya sangat berpengaruh terhadap pola pikir anak-anak tersebut," imbuh Widya.

Lebih dalam, Widyawati berharap agar pemerintah juga ikut melakukan aksi nyata untuk menekan jumlah perokok di Indonesia. Nah itu, kalau tidak menggalangkan anti-rokok maka akan semakin meningkat. Makanya kita juga butuh upaya nyata pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang sehat; pungkasnya.

Widyawati juga menyayangkan kepada remaja yang rela membeli rokok. Padahal, uang untuk rokok bisa digunakan membeli sesuatu yang bermanfaat "Orang tua yang merokok, manfaatkan uangnya untuk membeli susu demi bayi dan anak-anak Anda. Remaja, jangan mubazirkan anggaran untuk merusak diri dengan membeli rokok. Dalam hal ini, mestinya pemerintah membuat regulasi yang memungkinkan rakyat kapok mengonsumsi rokok. Salah satunya, segera naikkan cukai rokok," ujarnya.

Karena itu, untuk di lingkungan terdekatnya, Widyawati mengaku selalu mengingatkan kepada keluarganya untuk menghindari rokok. "Saya enggak mau bohong kalau anak-anak saya nggak rokok, tapi mereka sudah di atas 30 tahun semua. Namun saya ingin, cucu dan cicit saya tidak menjadi perokok. Saya tempel di rumah apa itu bahaya merokok," jelas Widyawati.

Menurut wanita berparas cantik ini mengatakan bahwa salah satu syarat agar selalu tampil awet muda dan menarik adalah dengan tak merokok dan juga sikap positive thinking. "Yang penting cantik itu harus sehat, jadi cantik luar dan cantik dalam. Dan paling penting lagi kita harus selalu positif thinking. Karena kalau kita selalu negative thinking, itu malah akan kembali kepada diri kita sendiri. Jangan jadi orang pendendam, meski kita udah disakiti oleh orang," tegasnya.

Untuk perawatan, Widyawati menjalani totok wajah secara rutin agar peredaran darahnya lancar. "Kebetulan saya sering totok wajah, supaya peredaran darah lancar. Itu juga ga rutin, soalnya saya itu orangnya moody, kadang sering banget, abis itu gak pernah lagi. Tapi paling gak sih sebulan 2 kali ke salon. Tapi juga jangan jadi budak, sebutuhnya aja," pungkasnya.


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+4+7

Free Delivery
image

Rahasia Kecantikan Wajah Anda



Space Ads
image

 

 

Space Ads
image

 

image

Space Iklan

 

 

 

 

 

 

 

 



 



 

 

 

 

 



 


 

 

 

 



 

 


SLINK
Copyright © 2017 Thebudivideo · All Rights Reserved