I love my Daddy to Stop Smoking MEROKOK MEMBUNUHMU
Menu Utama
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Buku Tamu




 

 

Donate
image

 

 

 


FREE MEMBER
image

 

  
 
Your Name:
Your E-Mail:
Address:
City:
State:
Zip:
Country:
Where did you hear about us?
 

Nama :



Email:




 

 

Silahkan isi Nama dan Email Anda, selanjutnya Anda akan menerima Tips-Tips Unik Berhenti Merokok secara Gratis

 















 

 











 

Pengalaman sang Mantan Perokok

Orang bilang merokok adalah kebiasaan. Namun saya katakan rokok adalah candu; bukan sekedar kebiasaan. Kebiasaan akan sangat mudah dirubah namun apabila kecanduan amat sulit untuk merubahnya

Saya merokok sejak masih SMA. Dan ini berjalan sampai lulus kuliah, bahkan beberapa tahun sesudahnya. Total ada 10 tahun terus-menerus saya merokok.

Banyak teman SMA serta teman kuliah apabila bertemu suka bertanya ”Masih merokok apa tidak?”. Hal ini disebabkan oleh karena saya dulu cukup kuat merokok.

Banyak merk rokok yang sudah pernah saya coba dalam waktu lama. Djarum 3 (saat itu ada rokok kretek keluaran Djarum yang 1 bungkusnya hanya berisi 3 batang), Djarum 5, Djarum D, Djarum filter, Bentoel Biru, Bentoel Kretek yang berisi 20 batang. Namun yang akhirnya menjadi pilihan terakhir saya adalah Gudang Garam Filter.

Sehari saya menghabiskan 2 bungkus rokok. Saya sehari menghabiskan 1 bungkus Gudang Garam Filter isi 16 dan isi 12. Saat itu harganya 650 rupiah untuk isi 16 batang dan 350 rupiah untuk yang berisi 12 batang.

Kalau saya melihat-lihat album foto lama saya, tak satupun dari foto saya yang tidak memegang rokok. Tentu selain pas foto..he..he

Sejak pertama kali mengenal rokok saya sudah mencoba berhenti. Namun ternyata tidak mudah. Apa yang saya rasakan ternyata tidak sama dengan perokok yang lain. Para perokok selalu mengatakan mulutnya kecut kalau tidak merokok. Saya tidak merasakan hal seperti itu. Hanya saja saya merasa sesak napas kalau tidak merokok.

Para perokok mengatakan pilih rokok daripada makan. Namun saya tidak pernah merasakan nikmatnya merokok saat perut kosong. Saat perut kosong asap rokok akan membuat perut saya perih. Namun rasa perih ini saya tahan karena apabila tidak merokok dada saya sesak, badan lemas entah kenapa. Yang pasti saya bukan pengidap asma

Sering saya mencoba berhenti merokok. Bahkan sangat sering. Saat itu saya tidak bisa mengurangi karena entah mengapa setiap kali saya berniat mengurangi rokok, justru yang saya hisap malah lebih banyak dari biasanya!

Pernah saya bertahan tidak merokok hampir sehari. Namun pada jam 21.00 pertahanan saya jebol juga. saya melanggar niat berhenti merokok itu dan mengisap sebatang. Namun karena sudah tidak merokok selama hampir sehari rasa rokok itu menjadi aneh. Habis sebatang mulut menjadi terasa tidak enak dan dada terasa sesak. Untuk menghilangkan rasa sesak dan tidak enak itu terpaksa saya merokok lagi. Ternyata masih tidak enak. Merokok lagi dan pada rokok yang ke 4 saya merasa enak. Rokoknya terasa enak dan dada tidak sesak lagi.

Beberapa kali saya sempat berhenti merokok selama beberapa hari. Paling lama 3 minggu. Namun setiap kali saya tergoda dan setiap kali rokok pertama yang saya isap rasanya tidak enak. Untuk menetralisir rasa sesak dan tidak enak tersebut saya harus merokok terus.

Saya benar-benar ingin berhenti merokok namun tetap tidak bisa. Kadang saya berkhayal ”
Seandainya saja merokok dilarang oleh negara tentu saya tidak semenderita ini

Saya mencoba juga menggunakan pipa berfilter. Pipa tersebut menyaring nikotin. Namun karena merasa tidak enak akhirnya pipa filter tersebut saya buang. Jadinya merokok seperti biasa.

Bersama teman-teman satu kost kami juga pernah mencoba untuk bersama-sama berhenti merokok. Kami buat aturan. Barang siapa yang kedapatan merokok akan didenda 50 rupiah. saat itu dengan uang 100 rupiah kita bisa memperoleh 3 batang rokok Gudang Garam Filter. Karena ada sangsi maka kami berusaha sekuat tenaga untuk menghindari merokok, namun tetap tidak bisa. Akhirnya hanya dalam waktu seminggu terkumpul uang denda beberapa ratus rupiah. Akhir cerita bisa ditebak. Atas kesepakatan bersama uang denda itu kami belikan rokok dan kami nikmati bersama

Niat merokok saya semakin kuat saat saya harus mempertimbangkan untuk merantau setelah lulus kuliah. Dan niat itu tercapai pada akhir tahun 1988.

Saat itu tanggal 31 Desember 1988 malam. Malam tahun baru. Tiba-tiba saja terbersit dalam pikiran saya bahwa momen tahun baru ini adalah saat yang sangat tepat bagi saya untuk berhenti merokok.

Akhirnya saya membeli 3 bungkus rokok. Saya bulatkan niat saya untuk berhenti merokok. Saya akan merokok untuk yang terakhir kalinya dan di tahun baru, 1 Januari 1989 saya tidak akan merokok lagi.

Saya punya pengalaman berhenti merokok selama beberapa hari namun kambuh lagi karena saya mau berkompromi, mencoba merokok lagi dengan anggapan karena sudah berhenti maka tidak akan ada keinginan untuk merokok lagi. Namun ternyata gagal. Maka kali ini saya berencana tidak akan berkompromi.

Dan benar. Saya merokok 3 bungkus sampai dini hari. Saya harus habiskan rokok terakhir saya. Dini hari saya tidur setelah rokok saya habis.

Esoknya saya bangun dengan rasa seperti biasa saya rasakan setiap kali berhenti merokok yakni sesak napas dan lemas. Terlebih saat itu saya ingat bahwa ini adalah hari pertama janji saya untuk berhenti merokok membuat sesak napas dan lemas saya semakin terasa.

Saya benar-benar sudah bulatkan tekad saya. Saat keinginan merokok itu muncul saya tidak melawan dengan cara yang biasa orang ajarkan yakni makan permen tetapi saya ganti dengan makan apa saja, nasi, jajan atau yang lain. Setiap kali ada rasa ingin merokok maka saya makan. Namun kalau perasaan itu sangat kuat maka saya mandi keramas. Tetapi kalau sudah tidak tertahan lagi saya kemudian mencoba tidur.

Selama masa “perjuangan” tersebut saya tidak keluar rumah sama sekali. Saya juga tidak mau menemui orang, khususnya teman-teman saya. Saya betul-betul di rumah dan kegiatan saya adalah: makan dan makan, mandi, tidur.

Dalam waktu singkat bobot saya naik 5 kg, bahkan 8 kg. Siksaan sesak dan lemas makin lama makin berkurang. Namun karena dari pengalaman setiap kali saya coba-coba merokok lagi akan berakhir dengan ketagihan maka saya tidak mau lagi coba-coba.

Sampai sekarang ini sudah 21 tahun saya tidak merokok. Keinginan merokok itu kadang masih muncul bahkan kadang muncul dalam mimpi saya. Namun saya tidak mau coba-coba lagi karena saya tahu apabila saya coba-coba lagi akibatnya akan keterusan.

Berhenti merokok bukanlah persoalan mudah

Pengalaman saya ini mudah-mudahan berguna bagi anda yang mempunyai anak, saudara atau suami perokok yang sampai sekarang belum bisa berhenti merokok. Berhenti merokok bukanlah persoalan mudah namun apabila kita punya niat yang sangat kuat maka kita akan bisa menghentikannya


8 Komentar
image

Sat, 14 Sep 2013 @07:03

hakim

Alhamdulillah. semoga menjadi motivasi bagi yang lain

image

Tue, 11 Mar 2014 @00:30

Rehatta, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Saya lahir tahun 1976. Mulai kecanduan rokok sejak kelas 2 di SMP 1 Kota Padang. Rasanya saya tidak tergolong anak pintar, karena saya dulu seorang anak yg bandel dan perokok sejak kelas 2 SMP. Namun kebiasaan kecanduan rokok tetap saya alami hingga diterima di SMA 1 Padang sampai kemudian tamat kuliah di Fakultas Hukum UNAND Padang. Hingga hari ini kecanduan rokok masih saya alami. Harus saya akui rokok itu sangat nikmat bagi yang sudah kecanduan, Sumpah...!!! Namun di sisi lain, saat ini Saya sangat ingin berhenti merokok... Mohon bantuannya... Trims.

image

Tue, 3 Feb 2015 @13:10

rumah minimalis cantik

ceritanya sangat inspiratif sekali, boleh ditiru oleh para candu nih

image

Mon, 10 Aug 2015 @17:29

Azeni Ahmad

Ya benar sekali.
Apa-apa pun semua kena ada keinginan yang kuat dan tinggi kan.

image

Wed, 26 Aug 2015 @13:56

vedd

inspiratif.. moga ketularan berhenti candunya

image

Sat, 17 Oct 2015 @23:47

yande

berhenti merokok disaat sehat merupakan pilihan, namun suatau keharusan berhenti merokok disaat sakit, hidup saya adalah pilihan. baca pengalaman saya juga di http://yandegoblarevina.blogspot.co.id/2015/08/v-behaviorurldefaultvmlo.html semoga bermanfaat.

image

Mon, 4 Jan 2016 @11:16

toni

saya masih perokok... setiap mencoba berhenti berat badan bertambah. saat saat berhenti merokok setiap habis makan sering datang perasaan bersalah karena gatau mau melakukan apa sehabis makan, akhirnya saya berfikir merokok habis makan ga ada salahnya juga..
sekarang sudah hampir 90kg dan masih blom bisa berhenti... mudah2an saya bisa berhenti merokok di percobaan selanjutnya. amien... artikel nya sangat inspiratif

image

Tue, 4 Apr 2017 @10:46

tunggul dj

keren bos. Ane juga mo brenti mrokok. Ini dah 30 taun ngrokok mlulu. Bener banget, intinya cuma 2 :
1. Niat yg beneran (nggak pake sparo)
2. Jgn skali-skali nyoba lagi. Ntar balik lagi

Oke, point-nya ane dapet. Waktunya ane brenti. Doain yaa..


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 7+7+6

Free Delivery
image

Rahasia Kecantikan Wajah Anda



Space Ads
image

 

 

Space Ads
image

 

image

Space Iklan

 

 

 

 

 

 

 

 



 



 

 

 

 

 



 


 

 

 

 



 

 


SLINK
Copyright © 2017 Thebudivideo · All Rights Reserved