I love my Daddy to Stop Smoking MEROKOK MEMBUNUHMU
Menu Utama
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Buku Tamu




 

 

Donate
image

 

 

 


FREE MEMBER
image

 

  
 
Your Name:
Your E-Mail:
Address:
City:
State:
Zip:
Country:
Where did you hear about us?
 

Nama :



Email:




 

 

Silahkan isi Nama dan Email Anda, selanjutnya Anda akan menerima Tips-Tips Unik Berhenti Merokok secara Gratis

 















 

 











 

Zukhriatul Hafizah Putri Lingkungan

image

Yayasan Puteri Indonesia (YPI) tak henti-hentinya berkegiatan sosial demi kemajuan bangsa. Yang jadi agendanya kali ini adalah berkolaborasi dengan Komnas Anti Tembakau menggelar aksi damai dalam menyambut acara Sumpah Pemuda dengan sehat, cerdas, dan berprestasi tanpa rokok. Dari YPI sendiri diwakilkan Zukhriatul Hafizah , Puteri Lingkungan 2009 sekaligus Duta Anti Tembakau.

"Jadi, ini upaya Komnas Anti Tembakau mengajak 38 finalis Puteri Indonesia untuk kampanye bebas rokok. Diharapkan jadi tahu rokok itu tidak baik, apalagi wanita jadi sasaran utama juga, jadi kita tahu bahayanya," tutur Zukhriatul di Citywalk Sudirman, Jakarta, Sabtu (2/10).

Dalam kegiatan itu, gadis yang akrab dipanggil Fiza ini memberikan penyuluhan tentang rokok kepada pada juniornya. Ia juga mengatakan bahwa dari semua finalis Puteri Indonesia tahun ini tidak ada yang menjadi perokok. "Perokok pasif iya, tapi kalau perokok jadi sadar semua. Kita merangkul, bukan melarang," ujarnya.

Fiza juga mengajarkan, untuk mengantisipasi bahaya merokok bisa dengan menegur sang perokok. Misalnya saja ada yang merokok di angkutan umum yang bisa mengganggu kesehatan orang lain yang tidak merokok.

 

Duta Masyarakat Anti Tembakau

Finalis Puteri Indonesia 2009 yang juga Puteri Lingkungan ini berbagi kisah soal tugasnya sebagai Duta Masyarakat Anti Tembakau. Hafizah pernah membuat malu perokok. Perokok tersebut tidak lain, pamannya sendiri. "Semenjak aku jadi duta anti rokok, dia nggak ngerokok lagi karena malu sama keponakannya," kisah Hafizah.

Sebagai duta, Fiza, begitu ia biasa disapa, memang berusaha selalu mengkampanyekan stop merokok. Di manapun dia berada, ia akan merangkul orang untuk berhenti melakukan kegiatan yang membahayakan kesehatan itu. "Seperti di angkutan umum ada yang merokok, ditegur, dan juga kita harus cermat," katanya.

Fiza kini pun cukup aktif melakukan penyuluhan-penyuluhan tentang bahaya merokok. Ia berharap para perokok bisa sadar. "Diharapkan jadi tau rokok itu tidak baik. Apalagi wanita jadi sasaran utama juga. Jadi kita semua tahu bahayanya," tandasnya.

Anggota Wanita Indonesia Tanpa Tenbakau (WITT)

Menyadarkan orang lain untuk tidak merokok bukan pekerjaan mudah. Apalagi perokok dengan mudah akan berdalih bahwa merokok adalah hak pribadi yang tak bisa dicampuri. Fiza yang dinobatkan menjadi Duta Masyarakat Sehat Tanpa Rokok sejak Mei 2010, sangat memahami kondisi ini.

"Fokusnya bukan untuk melarang merokok. Kesadaran bahaya rokok perlu disosialisasikan perlahan dengan komunikasi yang baik. Prinsipnya bagaimana memberikan penyadaran kesehatan, memotivasi diri untuk lebih memerhatikan kesehatan, dan utamanya menyelamatkan diri sendiri,"

Dari pengalaman Fiza, menjadi duta membuka kesempatan untuk lebih luas menyebar pesan bahaya merokok. Menurutnya, penyadaran terhadap perokok aktif maupun pasif tidak bisa dilakukan frontal.

"Rokok mengandung 4.000 racun, ini fakta yang perlu diketahui. Namun tak mudah menyadarkan orang untuk tidak merokok meski ada data ini. Kampanye yang saya lakukan melalui pendekatan personal, selain melalui berbagai program Komnas Pengendalian Tembakau," kata Fiza.

Banyak perempuan mengaku ingin terbebas dari rokok, namun memang butuh proses untuk membantu mereka hidup sehat, tambahnya. Fakta mengenai bahaya rokok juga disampaikan Fiza melalui jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter. Pesan mengenai penyadaran bahaya merokok perlu disampaikan dengan cara komunikasi yang ringan.

Deswita, yang juga menjadi anggota Wanita Indonesia Tanpa Tembakau (WITT), mengaku menjalani hidupnya lebih baik tanpa rokok. Cewek yang kini lebih dikenal sebagai komedian ini menceritakan bagaimana dia merasa jauh lebih baik setelah memutuskan berhenti merokok. Meskipun awalnya berat, namun kini dia merasa lebih enak saat bangun tidur. Bangun tidur jadi enak, langsung bisa makan. Enggak perlu gosok gigi lagi (karena di mulutnya terasa nikotin kalau merokok)," ucapnya.

Deswita mengaku mendapatkan banyak manfaat setelah berhenti merokok. Dia menyatakan kondisi tubuhnya menjadi lebih baik dan prima dibandingkan sebelumnya. Alhamdulillah, setelah berhenti merokok badan saya terasa lebih sehat dan saya jarang sakit, sehingga sangat menguntungkan bagi saya sebagai seorang artis yang dituntut kondisi selalu prima, kata Deswita.

Ditemui saat menghadiri sosialisasi Perda No. 2 Tahun 2005 tentang larangan merokok di tempat-tempat umum, Deswita tidak khawatir dirinya akan dicap tidak gaul karena tidak menghisap rokok. "Biarkan orang menganggap saya tidak gaul karena saya tidak merokok, yang penting badan saya sehat dan tidak sakit-sakit", tandasnya bersemangat.

Duta Anti Tembakau ini menyatakan prihatin dengan meningkatnya angka perokok dikalangan wanita dan remaja. Kampanye peningkatan kesadaran bahaya merokok perlu terus digalakkan. Campur tangan pemerintah sangat penting untuk menekan jumlah perokok wanita dan remaja.

Ia berharap pemerintah juga ikut mendukung gerakan ini dengan memasukan larangan merokok sebagai undang – undang untuk menekan angka perokok wanita. “Merokok juga bukan trend, seharusnya pelajar dan remaja sekarang harus katakan tidak pada rokok,” pungkasnya.

“Jadi sasaran utama kita sekarang adalah wanita dan remaja, karena angka perokok perempuan dari tahun 2006 terus meningkat. “Terutama untuk perempuan hamil yang bisa menyebabkan cacat mental pada anak yang dilahirkan,” tutur Fiza.

Perlu bantuan musisi atau artis

Kata Fiza, dukungan dari musisi atau pelaku industri hiburan juga diperlukan untuk mengkampanyekan hidup sehat tanpa rokok. "Semakin banyak musisi atau artis yang menolak terlibat dalam acara hiburan yang disponsori brand rokok," sebutnya. Sangat disayangkan oleh Fiza, masih banyak konser musik atau acara hiburan yang menyasar anak muda masih disponsori oleh perusahaan rokok.

Memilih untuk merokok diakui Fiza adalah hak setiap orang. Namun bagaimana memahami bahaya yang ditimbulkan, dan menggalang dukungan dari berbagai pihak untuk tidak merokok, adalah tugas bersama. Tak hanya menolong diri sendiri dari berbagai risiko kesehatan namun juga menyelamatkan orang lain dari menghirup asap rokok yang sebenarnya tak diinginkan.

 


1 Komentar
image

Thu, 5 Feb 2015 @10:51

alhadi

stop smoking


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Free Delivery
image

Rahasia Kecantikan Wajah Anda



Space Ads
image

 

 

Space Ads
image

 

image

Space Iklan

 

 

 

 

 

 

 

 



 



 

 

 

 

 



 


 

 

 

 



 

 


SLINK
Copyright © 2018 Thebudivideo · All Rights Reserved