I love my Daddy to Stop Smoking MEROKOK MEMBUNUHMU
Menu Utama
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Buku Tamu




 

 

Donate
image

 

 

 


FREE MEMBER
image

 

  
 
Your Name:
Your E-Mail:
Address:
City:
State:
Zip:
Country:
Where did you hear about us?
 

Nama :



Email:




 

 

Silahkan isi Nama dan Email Anda, selanjutnya Anda akan menerima Tips-Tips Unik Berhenti Merokok secara Gratis

 















 

 











 

Tuhan Sembilan Senti (TSS)

image

 

Merokok memang Hak bagi para perokok.

Namun, pernahkah mereka berfikir sejenak...

Adalah Hak bagi istri2 mereka ,

anak2 mereka ,

saudara2 mereka ,

teman mereka ,

tetangga mereka ,

untuk bisa menghirup udara bersih

bebas asap rokok.

 

Salam TBM.


Bud i-pc

EditorTBM


T uhan S embilan S enti

 

Oleh : Taufiq Ismail

 


Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok ,

tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok ,



Di sawah petani merokok ,

di pabrik pekerja merokok ,

di kantor pegawai merokok ,


di kabinet menteri
merokok ,

di reses parlemen anggota DPR merokok ,

di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok ,


hansip-bintara-perwira nongkrong merokok ,


di perkebunan pemetik buah kopi merokok ,


di perahu nelayan penjaring ikan merokok ,


di pabrik petasan pemilik modalnya merokok ,


di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok .

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi perokok , tapi

tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok .



Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok ,


di ruang kepala sekolah…ada guru merokok ,

di kampus mahasiswa merokok ,


di ruang kuliah dosen merokok ,


di rapat POMG orang tua murid merokok ,


di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara
merokok
.

Di angkot Kijang penumpang merokok ,

di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok ,

diloket penjualan karcis orang merokok ,

di kereta api penuh sesak orang festival merokok ,



di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok ,

di andong Yogya kusirnya merokok ,

sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok ,



Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok ,

tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok ,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok ,

di warung Tegal pengunjung merokok ,

di restoran, di toko buku orang merokok ,

di kafe di diskotik para pengunjung merokok ,



Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan abab rokok ,

bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur ketika

melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok ,



Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan

HIV-AIDS sesamanya,

tapi kita tidak ketularan penyakitnya.

Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di
kantor atau di stopan bus,

kita ketularan penyakitnya.



Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,

dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan
kena,



Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok ,

di apotik yang antri obat merokok ,

di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok ,

di ruang tunggu dokter pasien merokok ,

dan ada juga dokter-dokter merokok ,



Istirahat main tenis orang merokok ,

di pinggir lapangan voli orang merokok ,

menyandang raket badminton orang merokok ,

pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok ,

panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok ,



Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil 'ek-'ek orang goblok merokok ,

di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok ,

di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok ,


Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu- na'im sangat ramah bagi orang perokok ,

tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok ,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita ,


Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat

merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.

Mereka ulama ahli hisap.

Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.

Bukan ahli hisab ilmu falak,


tapi ahli hisap rokok .



Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil,

sembilan senti panjangnya, putih warnanya, kemana-mana dibawa dengan setia ,

satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,



Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang ,

tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan ,

cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri .



Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin

dan yang sedikit golongan ashabus syimaal ?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu .

Mamnu'ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.



Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.

Haadzihi al ghurfati malii'atun bi mukayyafi al hawwa'i.

Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok .



Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.

25 penyakit ada dalam khamr. Khamr
diharamkan .

15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir
diharamkan .

4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok . Patutnya rokok diapakan ?


Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz . Wa yuharrimu 'alayhimul khabaaith.

Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu ,

sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok .

Jadi ini PR untuk para ulama.



Tapi
jangan karena ustadz ketagihan rokok ,

lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan ,


Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.

Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,

yaitu ujung rokok mereka.



Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.

Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap ,

dan ada yang mulai terbatuk-batuk ,



Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini ,

sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok .


Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas ,

lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor,

cuma setingkat di bawah korban narkoba,


Pada saat sajak ini dibacakan,

berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,

jutaan jumlahnya,

bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,

dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,

diiklankan dengan indah dan cerdasnya,



Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,

tidak perlu ruku' dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,

karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat

lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,



Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+7+2

Free Delivery
image

Rahasia Kecantikan Wajah Anda



Space Ads
image

 

 

Space Ads
image

 

image

Space Iklan

 

 

 

 

 

 

 

 



 



 

 

 

 

 



 


 

 

 

 



 

 


SLINK
Copyright © 2018 Thebudivideo · All Rights Reserved