I love my Daddy to Stop Smoking MEROKOK MEMBUNUHMU
Menu Utama
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Buku Tamu




 

 

Donate
image

 

 

 


FREE MEMBER
image

 

  
 
Your Name:
Your E-Mail:
Address:
City:
State:
Zip:
Country:
Where did you hear about us?
 

Nama :



Email:




 

 

Silahkan isi Nama dan Email Anda, selanjutnya Anda akan menerima Tips-Tips Unik Berhenti Merokok secara Gratis

 















 

 











 

Tips Unik Riyo Berhenti Merokok

Satu dari Resolusi 20091213 insya Allah akan saya jalankan, yakni menghentikan kebiasaan saya untuk merokok. Jadi terhitung sejak tanggal 1 Maret 2009 saya berniat untuk berhenti merokok secara total untuk selamanya.

Hal ini saya lakukan dengan 4 alasan utama.

Pertama adalah isu kesehatan, karena biar bagaimana pun tidak merokok adalah lebih sehat dibandingkan merokok, dan saya sudah tahu ini sejak saya merokok.

Kedua , tentu ingin membuat istri saya makin sayang hehehe.

Ketiga adalah keinginan saya melihat Riyo’s Junior –yang insya Allah lahir di pertengahan bulan ini– menjadi manusia yang tidak merokok, tentu saya sebagai orang tuanya harus memberi contoh.

Dan yang terkahir,  Ke-empat adalah keinginan saya untuk mengajak bapak mertua dan kakak serta adik-adik saya untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Mudah-mudahan dengan melihat saya berhenti, mereka pun terpanggil untuk ikut berhenti merokok.

Berhenti gara-gara fatwa haram? Ah tidak, karena saya sudah merencanakan untuk berhenti merokok jauh-jauh hari sebelum fatwa kontroversial itu di launching
Banyak teman dan sahabat disekitar saya meragukan bahwa saya akan benar-benar berhenti merokok. Mereka tetap mengira bahwa apa yang saya lakukan ini adalah guyonan, stop membeli rokok tapi meminta rokok teman. Tidak, yang benar adalah saya berniat berhenti merokok untuk selamanya.

Namun, meskipun saya berhenti merokok bukan berarti saya menjadi anti perokok. Maksudnya, jangan sungkan untuk tetap merokok di sekitar saya. Saya memang memutuskan untuk berhenti merokok, tetapi saya tidak memutuskan untuk menjauhi perokok. Jadi silakan saja. Berhenti merokok itu tidak bisa dipaksakan, karena harus datang dari hati dan keinginan sendiri. Bahkan, sakit pun tidak lantas membuat orang berhenti merokok kecuali sebentar yakni saat sedang sakit saja.

Baik, dengan mengucap Basmallah: sesuai dengan Resolusi 20091213 utama nomor 2 –setelah mengurangi kebiasaa merokok– saya memutuskan pertanggal 1 Maret 2009 untuk mematuhi resolusi tersebut yakni berhenti merokok sama sekali . Semoga saya diberi kekuatan dan semangat untuk tetap menjalankan resolusi tersebut selamanya. Amin.


8 Tahapan Berhenti Merokok


Kata banyak orang yang saya temui, untuk stop merokok itu tidak bisa dengan mengurangi, tetapi harus langsung stop tidak merokok sama sekali. Apa iya? Saya mungkin salah satu orang yang ingin membuktikan bahwa stop merokok bisa melalui tahap mengurangi hingga sama sekali tidak merokok.

Tips dibawah ini sudah saya lakukan dan sudah terbukti secara signifikan mengurangi kebiasaan merokok. Dulu saya bisa menghabiskan 2 sampai dengan 3 bungkus rokok dalam sehari, saat ini saya mengabiskan 1 bungkus rokok untuk waktu 1 minggu bahkan lebih. Terkadang rasa rokok juga sudah menjadi asem karena terlalu lama terbuka.

Berikut tips mengurangi rokok.


1. Jangan membawa korek api atau pemantik
Untuk merokok dibutuhkan korek api atau pemantik –
kalau Anda terbiasa menyalakan rokok dengan menggesek batu atau kayu ya silakan saja. Dengan membiasakan diri untuk selalu tidak membawa korek api atau pemantik, maka kita akan susah dan berusaha meminjam ke orang lain setiap kali mau merokok. Hal ini sudah saya lakukan cukup lama bahkan sudah menjadi salah satu ciri khas saya dimata teman-teman.


Sisi positif yang akan kita dapatkan dari kebiasaan ini:

 

- Tidak akan bisa merokok sesuka hati, tetapi tergantung apakah ada orang disekitar kita yang bisa kita pinjami korek api atau pemantik


- Bisa mendapat teman baru, siapa tahu orang yang meminjami kita ternyata menawarkan proyek


- Tetapi, bisa juga menjadi omongan yang tidak enak kedengarannya, "Ini orang gak punya duit apa ya? korek ajah pinjem." Tidak apa-apa, dengan begini kita akan berpikir ulang saat mau meminjam korek api atau pemantik ke orang lain

 

 

  1. 2. Hilangkan semua korek api atau pemantik di tempat tinggal kita
    Di rumah saya agak susah mencari korek api atau pemantik, saya menyalakan rokok menggunakan kompor gas


  1. 3. Habiskan dan jangan dibuang!
    Maksudnya, jika Anda telah membeli sebungkus rokok dan belum habis karena menjalankan tips nomor 1 dan 2 . Lalu rokok sudah berasa asem karena masuk angin, Anda harus bertanggung jawab untuk tetap menghabiskannya! Ini akan membuat Anda berhitung dan berpikir untuk melakukan tip nomor 4.


  1. 4. Membeli rokok batangan
    Saran saya, belilah mulai dari setengah bungkus lalu menurun sampai pada beli satu atau dua batang. Ini harus Anda lakukan dengan komitmen yang kuat. Jadi Anda harus tetap melakukan hal ini walaupun Anda sedang memegang uang dengan pecahan yang cukup besar untuk membeli satu atau dua batang rokok.


Sisi positif yang akan Anda dapatkan:

  1.  
    • Anda akan malu jika membeli satu atau dua batang rokok dengan pecahan uang ditangan Anda yang cukup besar. Pada akhirnya Anda mungkin akan mengurungkan diri untuk membeli rokok. Dengan kata lain, Anda hanya akan membeli rokok jika punya uang recehan.

    • Anda juga mungkin punya rasa gengsi untuk mampir ke warung hanya untuk membeli satu atau dua batang rokok. Tidak apa-apa, gengsi seperti ini justru berdampak positif bagi keinginan Anda untuk mengurangi rokok.

    • Nah, kalau Anda sudah berkomitmen seperti ini maka Anda juga tidak bisa membeli rokok di supermarket kan? Mana ada supermarket atau minimarket yang menjual rokok batangan

Jika tip nomor 4 ini masih dirasa berat, silakan berhadapan dengan risiko yang ada pada tip nomor 3.

  1. 5. Berdoa terus agar rokok semakin mahal
    Saya merasakan harga rokok semakin mahal, dulu saat saya SMA sebungkus rokok harganya kurang dari Rp. 1.000 (bahkan seingat saya beberapa merek harganya Rp. 450 sebungkus), saat kuliah berkisar dari Rp. 1.000 – Rp. 3.000, sekarang berkisar antara Rp. 7.000 – Rp. 11.000. Dulu saya pernah berdoa agar harga rokok naik, entah kapan, dan saya yakin itu bukan doa saya seorang karena buktinya harga rokok terus naik. Semakin tinggi harga rokok semakin membuat para perokok berpikir untuk membelinya. Yok, kita berdoa sama-sama
    **
    sayangnya, hal ini juga bisa memancing kriminalitas


  1. 6. Membeli rokok dengan PPRUDDT
    Saya sempat melakukan hal ini yaitu membeli rokok dengan
    P otongan P ajak R okok U ntuk D imasukan D alam T abungan. Disarankan dimasukan ke tabungan orang lain misalnya tabungan istri atau pacar atau siapa saja yang penting bukan tabungan Anda sendiri –Tabungan saya juga boleh banget.


Jadi, kita harus disiplin untuk selalu memasukan sejumlah uang kedalam tabungan sebesar X persen dari harga rokok yang kita beli. Misalnya saya menetapkan X=60% dan harga rokok yang saya beli adalah Rp. 8.000. Maka saya harus membeli rokok dengan harga Rp. 12.800 dengan rincian Rp. 8.000 untuk membeli rokok dan Rp. 4.800 untuk ditabung.


Tip nomor 6 ini untuk mengatisipasi jika doa pada tip nomor 5 tidak dikabul-kabulkan

Pelajaran yang didapat dari tip ini:
Ternyata harga untuk kebiasaan kita merokok itu jauh lebih mahal dari kebutuhan pokok yang seharusnya kita penuhi. Bahkan bisa jadi lebih mahal dari kebutuhan tersier kita


  1. 7. Cari istri atau suami atau pacar yang anti dengan asap rokok


Nah, ini penting banget dan bisa menjadi motivasi kuat untuk mengurangi bahkan berhenti sama sekali


  1. 8. Jangan membawa rokok dan korek api atau pemantik
    Jadi kalau Anda mau merokok, maka Anda harus minta rokok. Setelah minta rokok maka Anda akan berhadapan dengan tip nomor 2. Triknya jangan lakukan secara berurut, tapi pakai strategi seperti ini:
    "
    Mas, permisi. Punya korek api gak? " Lalu setelah orang itu memberikan koreknya, yang Anda harus lakukan adalah berpura-pura merogoh kantong lalu berkata, "Walah, maaf Mas. Punya rokoknya gak?"

Sengaja saya tidak memasukan unsur-unsur ancaman kesehatan disini, saya pikir semua perokok sudah tahu apa risikonya.
Pengalaman dari yang saya lihat disekitar saya, jarang ada perokok yang berhenti merokok karena takut akan risiko kesehatannya. Mereka biasanya cuek bahkan berani bilang " Kalau sudah takdirnya mati ya mati ." Bahkan tidak sedikit dari mereka yang sudah pernah merasakan sakit parah akibat merokok kembali merokok ketika merasa dirinya sudah sehat

Mungkin beberapa tips diatas sedikit bercanda, hanya percaya atau tidak, saya sudah melakukan hal ini bahkan sekali-sekali melakukan tip nomor 8. Alhamdulillah saat ini saya hanya merokok rata-rata 1-2 batang sehari bahkan terkadang tidak sama sekali. Saya cukup bersyukur bisa mengubah gaya hidup dari perokok berat hingga seperti saat ini. Suatu hari kelak, dalam waktu dekat, saya yakin bisa berhenti sama sekali.


Berhenti Total


Banyak yang menanyakan kepada saya, bagaimana saya berubah dari seorang perokok kuat menjadi perokok biasa hingga akhirnya berniat stop sama sekali. Percayalah, hal ini bukanlah perkara yang mudah kecuali disertai dengan kekuatan niat.

Sebelum Anda punya niat berhenti, maka berhenti merokok hanyalah bersifat sementara. Apalagi jika lingkungan yang dihadapi setiap hari adalah lingkungan para perokok. Namun begitu, saya memiliki beberapa tips yang mungkin bisa digunakan oleh siapa pun yang berniat berhenti merokok tanpa harus menghindar dari para perokok.

Banyak orang mengatakan, kalau mau stop merokok itu satu-satunya jalan adalah juga berhenti bergaul dengan para perokok. Hal ini ada benarnya tetapi tidak 100% benar. Banyak teman-teman saya yang bisa berhenti merokok tanpa harus meninggalkan tempat tongkrongannya yang berisi para perokok. Banyak juga pendapat, merokok bisa stop kalau sudah sakit.
Hal ini juga tidak sepenuhnya benar, karena saya melihat banyak juga mereka yang sakit dan kembali merokok ketika mendapati dirinya atau merasa dirinya sehat kembali.

Berikut 5 tips yang telah saya lakukan:

  1. Latihan untuk mengurangi rokok dengan Tips Mengurangi Kebiasaan Merokok yang telah saya tulis tahun lalu.

  2. Setelah Anda cukup yakin bahwa Anda bisa mengurangi rokok, baik melalui tips diatas maupun menggunakan tips sendiri, maka tentukanlah sebuah hari dimana Anda akan mendeklarasikan diri Anda untuk berhenti merokok.

  3. Nah, tugas berikutnya adalah umumkan kepada siapa pun bahwa Anda akan berhenti merokok pada tanggal tersebut. Semakin banyak yang mendengar semakin bagus. Bahkan semakin bagus jika banyak yang meragukan niat Anda tersebut
    *
    mengapa harus diumumkan? nah, Anda akan tahu sendiri jika sudah melakukannya *

  4. Pada hari yang telah ditentukan, lakukanlah dengan yakin bahwa Anda bisa stop merokok.

  5. Jujurlah untuk meberitahukan kepada siapa pun jika suatu hari Anda melanggar niat tersebut. Dan tetaplah untuk mencoba melanjutkan niat berhenti merokok tanpa harus membatalkannya.

Tips tambahan adalah, jangan percaya kepada tips yang diberikan orang yang dulunya bukan perokok. Jadi tanyakan dulu kepada pemberi tips, “Apakah Anda dulu merokok?”

Sementara bagi Anda yang bukan perokok, jagalah untuk tetap tidak merokok. Sayang jika dulunya bukan perokok menjadi perokok hanya gara-gara ingin mencoba, lebih buruk lagi jika hanya sekedar ingin gaya mengikuti tren teman-temannya

 

 


1 Komentar
image

Fri, 9 Dec 2011 @14:09

pipin

saya inin berhenti merokok tapi ada saja setan setan di sekeliling saya!!!!!
saya ingin mengikuti asran anda!


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 7+3+6

Free Delivery
image

Rahasia Kecantikan Wajah Anda



Space Ads
image

 

 

Space Ads
image

 

image

Space Iklan

 

 

 

 

 

 

 

 



 



 

 

 

 

 



 


 

 

 

 



 

 


SLINK
Copyright © 2018 Thebudivideo · All Rights Reserved